Ekowisata Konservasi Penyu Berbasis Pemberdayaan Lingkungan di Desa Pesisir Ranowangko II Kabupaten Minahasa Induk Sulawesi Utara

Authors

  • Ingrid Sembiring

Abstract

Pengembangan kawasan wisata dengan konsep konservasi penyu ini merupakan alternatif pemberdayaan lingkungan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, sosial dan estetika serta dapat mempertahankan proses-proses ekologis di dalamnya. Desa pesisir Ranowangko II Kabupaten Minahasa Induk merupakan desa yang saat ini ramai dikunjungi wisatawan untuk menikmati pantai pasir putihnya yang indah dan daya tarik penyu sebagai objek ekowisata. Kegiatan wisatawan di kawasan yang sudah berlangsung beberapa tahun ini diharapkan dilaksanakan dengan tetap menjaga kelestarian kawasan. Sarana prasarana yang sudah baik dipertahankan dan bahkan ditingkatkan, sedangkan yang kurang atau tidak ada hendaknya dapat diusahakan pengadaannya atau ditingkatkan fungsinya agar dapat mendukung kelangsungan kelestarian lingkungan kawasan. Desa Pesisir Ranowangko II rentan terhadap kerusakan lingkungan baik disebabkan oleh alam ataupun karena aktivitas manusia. Oleh karenanya potensi sumberdaya yang ada sebaiknya dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi yang ramah lingkungan. Mempertimbangkan kegiatan pariwisata yang sudah ada di kawasan ini, tujuan penelitian ini ditetapkan yakni : 1). Mengetahui daya dukung kawasan saat ini ditinjau dari daya dukung fisik, sarana prasarana dan sikap masyarakat; 2). Mengetahui pendekatan pariwisata berwawasan lingkungan bagi kawasan ini.

Published

2019-06-27